Solusi Program SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM

Solusi Program SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM layar ATG tanki SPBU (DOKPRI)

Kotanopan.com. Solusi Program SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM. Sudah beberapa tahun Ini SPBU Pertamina menerapkan digitalisasi. Setiap kemajuan teknologi selalu dibarengi dengan tantangan ataupun masalah-masalah baru yang mungkin muncul.Tidak terkecuali Digitalisasi SPBU Pertamina. 

Digitalisasi SPBU memiliki beberapa bagian peralatan seperti Layar ATG tank yang berfungsi melihat berapa Sisa BBM yang ada pada setiap tangki BBM,  Server PC POS untuk memantau pengisian setiap Pompa SPBU FCC, serta beberapa peralatan tambahan lainya termasuk EDC untuk input pengisian atau alat yang biasa digunakan untuk melakukan SCAN terhadap Barcode Kendaraan dari aplikasi Mypertamina. Kali ini kotanopan akan membagikan Tips Agar Program Pengisian BBM Di SPBU lebih awet dan jarang error.

Layar ATG SPBU. Solusi Progam SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM. (dokpri)
Layar ATG SPBU. Solusi Program SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM. (dokpri

1. Gunakan UPS Untuk Server Komputer.

Ini adalah hal yang penting dan harus di perhatikan betul untuk pengelola SPBU, Mengunakan UPS Untuk Server Komputer memastikan bahwa Server akan tetap hidup untuk sementara waktu sehingga ketika pemadaman Listrik terjadi kita memiliki waktu untuk menghidupkan Genset atau sumber listrik cadangan. Sebaiknya SPBU menggunakan UPS yang mampu bertahan minimal 30 Menit.

Agar pemasangan UPS lebih efisien Kotanopan memiliki Tips, misalnya Gunakan UPS hanya untuk Mesin Server PC PC POS dan Mesin FCC saja. Jangan gunakan UPS untuk Layar komputer, Modem dan layar monitoring Tank Gauge. Kenapa? karena layar kompononen paling penting ada di Bagian Server Komputer dan FCC server itu sendiri. karena ketika Listrik padam, otomatis pompa akan padam serta modem wifi ikut juga mati. Otomatis penggisian tidak bisa dilakukan namun server harus tetap hidup agar tidak ada gangguan pada Server dan FCC yang menyebabkan kerusakan seluruh sistem.

 

2. Gunakan Stabilizer Listrik.

Stavolt Layak digunakan untuk seluruh peralatan pada rak Server SPBU. Untuk menjaga arus stabil pada Modem, Server Hub dan peralatan lainya minimal gunakan Stabilizer / Automatic Voltage Regulator dengan kapasitas 2200 Watt. Pemasaangan Stavolt sebaiknya Sebelum arus masuk Ke UPS. Agar tegangan listrik yang diterima UPS sudah stabil. Kenapa perlu menggunakan Automatic Voltage Regulator? seperti kita ketahui bahwa ketika Operator SPBu mengangkat Nozzle dan mengeluarkan BBM ke kendaraan maka Pompa BBM akan aktif, setelah selesai pengisian maka Pompa akan mati. hal ini terjadi terus menerus dan setiap hari, ada kalanya Tengangan listrik akan berubah ketika Pompa Hidup dan mati. Stavolt bisa menjadi Solusi Program SPBU Pertamina Error karena arus listrik tidak stabil yang mudah dan murah.

baca juga
Cara Perbaiki Kendaraan Tidak Ditemukan Pada Mypertamina
Ganti QR Mypertamina Tetap tidak Bisa dipakai? Bisa jadi ini penyebabnya
Perbaiki QR Mypertamina Bukan Penerima Subsidi 2023

3. Rutin lakukan Close Day.

Hal yang penting dan harus dikerjakan untuk Solusi Program SPBU Pertamina Error berikutnya. Rutin lakukan Close day setiap hari. Umumnya close day bisa dilakukan pagi hari untuk menutup transaki sehari-hari. Gunakan fitur ini saat Shift pagi dan kondisi SPBU sepi. Close day juga akan me reset perhitungan transaksi Shift sebelumnya.

4. Restart Perangkat Berkala.

Setiap Perangkat elektronik pengolah data termasuk Program SPBU Pertamina sebaiknya rutin dilakukan restart Minimal 1 hari 1x. Perangkat yang perlu di restart adalah Seperti Mesin EDC dai Pompa, server Komputer POS dan modem. Untuk FCC , HUB dan router tidak perlu terlalu sering di restart. Namun sebaiknya dibersihkan bagian luarnya minimal 1x setiap 1 minggu. 




5. Matikan Perangkat EDC Saat tidak digunakan.

EDC SPBU umumnya memiliki baterai dan menggunakan sistem operasi android. Sebaiknya saat malam hari ketika SPBU sepi EDC di charger agar baterai penuh, jika BBM kosong tidak ada salahnya mematikan EDC sambil di charger agar Bisa mengisi dengan maksimal. Setail itu merawat Bagian printer EDC juga sebaiknya dilakukan seperti membersihkan bagian debu dan kotoran di roller kertas Printer EDC untuk menghidari ekrtas macet atau roller tersumbat.

Solusi Program SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM.EDC SPBU (DOKPRI)
Solusi Program SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM.EDC SPBU (DOKPRI)

Kesimpulan.

Demikan diatas adalah 5 cara Solusi Program SPBU Pertamina Error Gangguan tak Bisa Mengisi BBM. Untuk menjaga agar kinerja SPBU tetap Optimal, jarang terjadi gangguan dan terntunya penjualan lancar. Umumnya cara-cara diatas bisa dilakukan sendiri oleh pengawas Setiap SPBU yang menerapkan digitalisasi. Mengingat saat ini hampir seluruh SPBU pertamina di Indonesia sudah terhubung secara digital.

Author: Mr. wics

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 1 =