LockBit Tumbang? Waspada Jenis Ransomware Lain yang muncul

LockBit Tumbang Waspada Jenis Ransomware Lain yang muncul

Kotanopan.com. Ransomware LockBit Tumbang? Waspada Jenis Ransomware Lain yang muncul. Dalam beberapa tahun belakangan ini, Ransomware LockBit jadi terkenal sebagai Grup yang suka memeras orang dengan cara mengunci serta mencuri data. Hingga akhirnya Awal tahun 2024, polisi dan tim penegak hukum Internasional lainnya bekerja sama untuk memburu Grup ini. Kali ini Kotanopan akan memberikan Update informasi teknologi terbaru dan akurat tentang Ransomware.

Banyak situs web LockBit yang berhasil ditutup, dan menangkap siapa saja yang terlibat serta uang digital yang mereka miliki. Tapi, meskipun LockBit mulai terganggu, masih ada jen is ransomware lain yang siap menggantikannya. Sehingga, kita tetap harus waspada terhadap ancaman ransomware jenis baru lainya.

LockBit Ransomware merupakan salah satu varian dari jenis malware yang dikenal sebagai ransomware, yang secara khusus merancang untuk mengunci sistem atau perangkat Anda. Setelah sistem terkunci, para pelaku akan meminta pembayaran tebusan agar data yang terenkripsi bisa dikembalikan tanpa adanya kerusakan.

LockBit Tumbang Waspada Jenis Ransomware Lain yang muncul
LockBit Tumbang Waspada Jenis Ransomware Lain yang muncul

Pengertian dan Apa itu Jenis Ransomware LockBit?

Secara khusus, LockBit Ransomware dikelola dan dijalankan oleh sekelompok kriminal yang menggunakan nama LockBit. Mereka memiliki reputasi sebagai salah satu kelompok ransomware yang sangat kejam di dunia maya. Serangan mereka telah menyasar puluhan ribu bisnis, organisasi, dan individu di seluruh dunia. Potensi keuntungan dari serangan ini dapat mencapai miliaran Rupiah.

Baca Juga:  Download Aplikasi FEC Shop fecindonesia Penghasil uang Apakah aman?

LockBit dikenal sangat berbahaya karena mampu untuk menyebar secara otomatis atau mandiri tanpa campur tangan manusia. Atau dikenal sebagai self-propagation, membuatnya hampir unik di antara jenis ransomware jenis lainya. Berkat kemampuan ini, LockBit Ransomware mampu menginfeksi sistem target tanpa perlu campur tangan manusia langsung.




Akibatnya, menghentikan serangan ransomware LockBit menjadi hal yang sulit karena ransomware ini dapat dengan cepat mengidentifikasi serta menyerang target yang rentan tanpa perlu campur tangan manusia.

Catatan Ransomware LockBit

Grup Ransomware LockBit sendiri pertama kali mulai diamati pada September 2019. Kemudian menjadi grup ransomware paling aktif tahun 2022 seiring dengan penutupan Conti. Pada kuartal pertama tahun 2023, LockBit masih menonjol sebagai grup ransomware paling aktif didunia. Grup ini mengantongi lebih dari 1500 catatan pengumuman korban di platform SOCRadar.

Jejak Ransomware Di Indonesia.

Selain LockBit ada juga jenis-jenis ransomware yang dikenal di Indonesia, bahkan beberapa diantaranya meningalkan “jejak”, seperti :

Pada Januari 2022, Bank Indonesia (BI) pernah menjadi korban ransomware jenis Conti. Awalnya serangan hanya ada 16 PC di kantor BI cabang Bengkulu yang terdampak Conti Ransomware. Namun serangan terus berkembang. Sehingga sekitar 175 PC internal BI menjadi korban dengan data mencapai 44GB.




Sekitar November 2022, maskapai penerbangan AirAsia melaporkan sebuah serangan ransomware yang mengakibatkan data sekitar 5 juta penumpang dan karyawan berhasil dikuasai para penjahat siber.

Beberapa Jenis Ransomware Lain yang muncul

1. Crypto Ransomware

Jenis ini merupakan jenis malware yang melakukan penyebaran melalui jaringan komputer dengan tujuan khusus untuk mengidentifikasi dan mengenkripsi data yang dianggap berharga, seperti file teks, gambar, PDF, dan format lainnya.

Baca juga:
Waspada Trojan virus Iphone Ini bisa menguras Rekening Bank Anda
Bahaya Virus Trojan Malware Dengan ekstensi “.Rename” dan solusinya
Cara Menghindari virus Malware dan Aplikasi hacker dari Handphone

Umumnya, meskipun sisa data yang tidak terenkripsi masih dapat diakses dan fungsi komputer tetap berjalan, namun data yang telah terenkripsi tidak dapat diakses lagi. Malware ini kemudian akan mencoba untuk memaksa atau memeras korban agar membayar uang tebusan untuk mendapatkan kunci dekripsi.

2. Cl0p Ransomware

Grup Cl0p telah aktif beroperasi sejak setidaknya tahun 2019 dan diperkirakan telah memeras uang tebusan dalam jumlah jutaan Dollar. Modus operandi Cl0p melibatkan ekstraksi data sensitif dari korban, yang kemudian digunakan sebagai alat tekanan untuk memaksa korban membayar uang tebusan. Ancaman tersebut dapat berupa pelepasan data yang telah terenkripsi atau menghentikan penyebaran informasi rahasia yang telah direkam.

3. Jenis Ransomware ALPHV/BlackCat

ALPHV/BlackCat merupakan jenis ransomware yang beroperasi sebagai model layanan, serta telah banyak menyebabkan ancaman serius bagi ratusan organisasi di berbagai belahan dunia. Keunikanya terletak pada fakta bahwa jenis ini adalah salah satu ransomware pertama yang sepenuhnya ditulis dalam bahasa pemrograman Rust. Hal ini menyebabkan ALPHV sangat efektif untuk menargetkan perangkat keras yang menjalankan sistem operasi Windows dan Linux dengan lebih baik.

4. Jenis Ransomware Doxware

Doxware merupakan jenis perangkat lunak berbahaya yang dianggap sebagai ancaman yang cukup serius. Doxware tidak hanya mengenkripsi atau mengunci akses terhadap data di dalam sistem komputer atau jaringan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menghapus data yang dikuncinya.

Baca Juga:  Cara Membuat Akun Bluesky Bisa daftar Tanpa Perlu Undangan

Selain itu, yang membedakan Doxware dari jenis ransomware lainya adalah adanya ancaman untuk mengungkapkan secara publik informasi sensitif, seperti foto atau video yang merugikan, data pribadi, atau bahkan informasi keuangan. Jika tebusan yang diminta tidak dibayarkan. Hal ini menambah tingkat keparahan dari serangan Doxware karena bisa menyebabkan dampak yang sangat merugikan bagi korban virus ini.




5. Play/PlayCrypt

Play atau PlayCrypt adalah salah satu jenis ransomware model baru yang muncul pada tahun 2022. Keunikan dari jenis ini adalah penggunaan ekstensi file “.play” selama proses serangan ransomware. Serupa dengan ransomware Cl0p, Grup Play terkenal dengan taktik pemerasan ganda, di mana mereka menggunakan taktik berbagai kerentanan dalam sistem untuk mengeksploitasi korban mereka.

Kesimpulan.

Belajar dari Rekap Ransomware pada tahun 2023, yang diambil dari malwarebytes, Bahwa tahun 2023 memecahkan rekor tinggi dengan jumlah total serangan ransomware sebanyak 4.475, meningkat sebesar 70% dari tahun 2022. Tentu ini menjadi kewaspadaan untuk kita semua. Jika benar LockBit Tumbang? kita tetap harus Waspada, karena Jenis Ransomware akan tetap bermunculan setidaknya untuk saat ini dan waktu dekat ini.

Author: Mr. wics

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 4 =