Lemahnya cara kerja Website Verifikasi Keaslian Produk Oli pertamina

Meskipun pada dasarnya website lubes.id di bawah kendali oleh BUMN (pertamina), ini memang masih saya angap kurang aman dalam hal Verifikasi keaslian produk OLI milik Pertamina. Beberapa hal tersebut membuat saya menjadi ragu dengan cara Memastikan Keaslian Oli Pertamina Yang biasa saya lakukan, sudah pernah saya bahas di
Cara Memastikan Keaslian Oli Pertamina Yang membuat saya menjadi ragu

Diantaranya adalah
1. Tidak ada batasan Scan barcode, bisa kita scan berkali-kali, Hal ini berbeda dengan produk AHM Oil milik honda yang hanya memiliki batasan 5x scan, pada scan ke 6 maka produk tidak bisa discan kembali alias di blokir. Hal ini tentu sangat efektif untuk memmastikan agar tidak ada pemalsuan produk. Sementara pada website lubes.id kita bisa melakukan scan berkali-kali tanpa batasan.

Cek barcode pada website AHM oli memiliki batasan

2. Cara verifikasi yang tidak meyakinkan. Iya menurut saya cara verifikasi yang dilakukan lubes.id tidak myakinkan, karena admin pernah mencoba dengan kode pada botol reguler dan kode di botol Oli enduro racing versi mandalika, hasilnya menujukan jenis produk yangs esuai dengan yang saya beli.



Hingga pada scan kode botol yg sudah lama saja beli, admin kotanopan salah melakukan scan tapi hasilnya tetap juga terverifikasi. Misalnya ketika admin kotanopan coba https://www.lubes.id/109/olipalsu1 Hasilnya menunjukan “ENDURO 4T 20W-50 API SL JASO MA, 20X1L ukuran 1 liter”.
Ketika mencoba http://www.lubes.id/102/olipalsu1, hasilnya “ENDURO MATIC 10W-30 API SL/JASO MB, 6X0,8 LTR ukuran 0.8 liter”

Cek barcode pada website  LUBES.id dengan kode asal bisa

Dimana unt mendapat Verifikasi sangatlah mudah, tidak perlu kode valid seperti yang ada di botol oli Pertamina, Selain itu website juga belum mengunakan SSL. Tentu keamanan website sangat rentan terhadap penyerang. Demikian pembahasan Lemahnya cara kerja Website Verifikasi Keaslian Produk Oli pertamina, yang admin kotanopan dapatkan berdasarkan pengalaman pribadi, Semoga pertamina bisa segera berbenah dan perbaiki diri.

Author: Mr. wics

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 4 =