Waspadai Virus Cacar Monyet yang ditemukan di Singapura

Kotanopan.com, Virus cacar monyet atau Monkeypox virus beberapa hari ini tengah menjadi sorotan di Indonesia, setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan adanya penderita penyakit itu di negaranya. Virus tersebut dikatakan dibawa oleh warna negara Nigeria berumur 38 Tahun, dan dinyatakan Positif terkena cacar monyet pada 8Mei 2019. Meskipun hingga saat ini tidak ada laporan penderita cacar monyet di Indonesia, namun pemerintah telah melakukan beberapa antisipasi masuknay Cacar monyet atau Monkeypox ke Indonesia melalui Batam khususnya.

lantas apa sebenarnya Virus Cacar Monyet Atau Monkeypox tersebut? Dari berbagai sumber yang kotanopan.com rangkum, Virus cacar monyet atau Monkeypox banyak ditemukan di di Afrika bagian tengah dan barat. Penularanya sendiri bisa melalui kontak dekat dengan hewan pembawa seperti tikus dan Kera misalnya.
virus ini dentifikasi pada tahun 1958 pada monyet kera pemakan kepiting atau biasa juga di sebut kera ekor panjang.


Virus cacar monyet ini dapat menyebar dari hewan ke manusia maupun dari manusia ke manusia. Infeksi dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui gigitan hewan atau melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi.
selain itu Virus ini diketahui juga dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui respirasi tetesan dan kontak dengan muntahan dari cairan tubuh orang yang terinfeksi virus cacar monyet. Masa inkubasi adalah sekitar 10-14 hari. Gejala prodromal termasuk pembengkakan kelenjar getah bening , nyeri otot, sakit kepala, demam, sebelum munculnya ruam pada kulit.

Waspadai Virus Cacar Monyet yang ditemukan di Singapura Sumber foto, straitstime, CDC / BRIAN WJ MAHY

Meskipun Virus cacar Monyet bisa meyebar dari manusia ke manusia namun sepertinya kita tidak eprlu terlalu khawatir, karena risiko penularan dari manusia ke manusia memiliki kemungkinan yang rendah. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat. Singapura adalah negara keempat di luar benua Afrika – dan yang pertama di Asia – yang melaporkan kasus monkeypox atau cacar monyet.


Lantas bagaimana Gejala Cacar Moyet? Gejala cacar monyet sama dengan cacar lainnya, antara lain demam dan gangguan pernafasan, yang membuat penyakit itu berbahaya adalah radang pernafasan. Cacarnya sama, virusnya sama. Bahkan Sebuah pendapat mengatakan 85% Vaksin cacar adalah cocok dengan tipe virus ini.
Ruam pada cacar monyet juga terlihat lebih besar dari cacar biasa, dan cenderung terjadi pembengkakan kelenjar getah bening apda Leher. Kemudian ruam monkeypox cenderung mulai pada anggota badan dan telapak tangan, sedangkan ruam cacar air biasanya terlihat pada tubuh sebelum menyebar ke anggota tubuh.

Sumber :straitstime

Author: Mr. wics

4 thoughts on “Waspadai Virus Cacar Monyet yang ditemukan di Singapura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *