Masjid Agung Nur Alan Nur Mandailing Natal

Jika anda melewati area Panyabungan menuju padang jangan lupa untuk singah ke salah satu tempat yang menarik, yaitu Masjid Agung Nur Alan Nur Mandailing Natal, Masjid kebangaan Mandailing Natal yang diresmikan Bupati H Amru Daulay SH Tahun 2010, dan didominasi oleh warna hijau dan putih ini memiliki arsitektur yang megah, dengan desain unik.

Masjid Agung Nur Alan Nur Mandailing Natal

konon Masjid Agung ini luas bangunan seluruh lantai seluas 4.172 M2, luas lahan secara keseluruhan seluas 21.197 M2, sedangkan kapasitas jamaah di dalam gedung ruang salat utama berada di lantai 2 sebanyak 1.675 orang jamaah, untuk ruang shalat mezanine di lantai 3 sebanyak 575 orang. Jumlah kapasitas tampungnya sebanyak 2.250 orang.

Masjid yang sering digunakan untuk berkumpul calon Jama’ah haji ini berada tepat di samping bendungan sungai Batang Gadis atau Aek godang, Pembangunan dan perbaikan masih terus berlanjut hingga saat ini. Ketika kita mulai masuk ke area masjid, akan terlihat luas hamparan tanah yang beberapa tempat mengunakan tanah belum di lapisi batako.

Pada desain bagian dalam, kita akan langsung disambut dengan meja kursi model unik dengan bahan dasar Kayu yang sepertinya terbuat dari akar dan atau batang kayu yang dibentuk dan diwarnai dengan warna Natural,
Ketika admin coba mendekat ternyata ada tertulis “Buatan tangan…….”
Hampir di semua kursi dan meja bergaya unik ini,

Dari segi keamanan, Masjid ini memiliki pengurus atau penjaga dan juga dilengkapi dengan beberapa kamera CCTV di beberapa titik untuk mengawasi area sekitar masjid.

Demikian sedikit cerita tentang Masjid Agung Mandailing Natal.

Author: Mr. wics

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *