Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis

Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis

Kotanopan.com, Proses Pembuatan dan perakitan mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis pemanas Listrik Dan Lampu minyak tanah, yang sempat saya gambar kemarin ternyata selesai saya kerjakan dalam waktu 2 Malam kerja, kenapa Dua malam? ya karena kalau siang saya nguli dan lagi pula kan puasa. Klo Siang garasi kerja saya panas, maklum gak ada AC-ya. adanya Angin Cemilir. Jadi terpaksa saya kerjakan malam hari sambil menunggu saat Sahur puasa. Proses Perakitan mesin penetas Telur ayam ini memang saya desain khusus untuk daerah yang sering mati lampu PLN, Sehingga jika Lampu listrik mati proses pemanasan mesin Inkubator telur ayam bisa berfungsi.

Untuk desain Mesin Penetas ayam ada di sini Cara Membuat Mesin Penetas Telur ayam Dengan Mudah

Meskipun bentuknya lari dari desain awal, tapi sepertinya tidak begitu berpengaruh juga seh, Karena yang paling penting bentuknya kotak rapat dan ukuran tepat + Solusi mesin tetas ayam jika Listrik PLN mati bisa kita penuhi, sebagai aspek utama menunjang keberhasilan minimal 85% tentunya.



Proses perakitan dan pembuatan mengunakan kayu papan standart sekitar 3 CM, rangka tulang adalah kayu ukuran 3×5 cm, Dengan dua kipas mini untuk meratakan suhu dan kelembapan, Sedangkan pengatur suhu dan kelembapan, admin kotanopan.com mengandalkan Thermostat digital yang akan mengendalikan suku didalam ruangan penetasan. Serta Pembaca kelembapan untuk menjaga kelembapan pada titik 50-60%. Untuk pengaturan suhu mesin penetas telur ini saya setting pada 37.2 hingga 38.7 derajat celcius. Karena daerah saya ini cukup dingin, apalagi kalau malam hihihi…

Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis
Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis

 

Sumber pemanas utama pada mesin Alat mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis ini mengandalkan 2 Lampu pijar dengan masing-masing 25 wat.
Baca juga:Cara Memperpanjang Umur Cabai Agar Usia Tanaman Cabai Lebih Lama

kenapa saya pilih 2×25 Watt yang menjadi 50Wat? Karena di daerah kotanopan ini sering sekali listrik padam, sementara Suhu pada malam hari bisa mencapai sekitar 20 derajat celcius. Maka untuk mempercepat proses pemanasan ketika Listrik PLN padam saya mengunakan Lampu pijar 25Watt sebanyak 2 Pcs. Dan lagi pula berkat adanya sensor otomatis lampu ini tidak akan menyala 24 jam, karena Lampu akan mati jika suhu mencapai nilai tertentu dan kemudian menyala ketika suhu mencapai batas minimal.





Untuk kerangka Rak telur  mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis pemanas Listrik Dan Lampu minyak tanah ini saya mengunakan kerangka besi siku berlubang seperti gambar yang saya padukan dengan Dudukan telur yang memang digunakan untuk penetasan dengan kapasitas 36 telur pada posisi berdiri.  Sebenarnya box penetas telur ini mampu menampung 2 rak atau 72 telur, tapi karena ini proses uji coba maka saya putuskan memasang hanya 1 rak saja dulu.

Seperti Mesin inkubator penetas telur pada umumnya, box ini dilengkapi dengan Pintu kaca dan beberapa lubang ventilasi kecil yang bisa di buka tutup pada bagian samping dan atas untuk sirkulasi udara pada box agar udara segar bisa masuk.
Kipas saya pasang pada bagian atas dan bawah seperti gambar, dan lampu terpasang pada bagian atas seperti gambar juga.

Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis
Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis

Seperti yang saya sebutkan diatas, karena Alat penetas telur ini saya desain khusus untuk daerah yang sering mati lampu PLN, maka saya bagian bawah dari box ini adalah Full Plat alumuium, yang bisa menjadi solusi pemanasan alternatif jika lampu Listrik PLN padam, caranya adalah dengan memasang lampu minyak tanah pada bagian bawah mesin penetas telur.

Lantas apakah proses pemanasan mesin penetas telur dengan lampu minyak tanah cukup efektih untuk menjaga suhu dalam ruang tetas??
Jawabanya menurut saya tergantung tipe lampu minyak tanahnya, desain kotak dan suhu sekitar.
Karena pada kasus saya ini telah saya uji coba dengan Lilin hasilnya cukup bagus, meskipun tidak seoptimal pengatur suhu otomatis.
Setidaknya ini bisa menjadi Solusi darurat mesin penetas telur ayam ketika lampu Listrik PLN padam.
Info menarik lainya:cara memperbaiki playstore yang tidak bisa mendownload ataupun Instal Aplikasi, 

Prose pemutaran atau pembalikan memang saya desain masih manual, karena mengingat daerah saya di kotanopan mandailing Natal ini yang sering mati lampu, meskipun bisa juga dipasang Dinamo suatu saat jika pengen, dan tentu saja kita perlu timmer analog nantinya. Agar tidak terpengaruh listik yang sering padam dan Mereset timmernya.
Baca Juga:Cara Mengembalikan Foto Yang Terhapus Di handphone Android

Penjaga kelembapan saya masih mengunakan Piring alumunium Made In India dengan berisi air, dan memang hal ini cukup ampuh mejaga kelembapan pada 55% dan suhu 37.2 hingga 38.7 derajat celcius.
Sebenarnya saya sempat ingin mengunakan 2 buah element pemanas 20 Watt tapi toh nanti jadinya gelap, akhirnya saya pakai saja Lampu Pijar ini.


Demikian sedikit panjangnya kisah Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis dengan pemanas listrik dan lampu minyak tanah jika Listrik PLN mati.

Sedikit Tambahan, yaitu kendala Ketika membuat mesin penetas telur ayam Semi otomatis adalah pada Pengaturan keseimbangan Rak. Karena di sini saya mengunakan besi siku berlubang maka rak harus seimbang agar saat rak telur dimiringkan ke sisi luar ataupun dalam bisa bertahan dan posisi tetas seperti itu, alias tidak kembali ke posisi semula.

Lalu gunakan AS pada baut samping kiri dan kanan, agar putaran bisa halus dan stabil tidak anjlok atau seret. Admin kotanopan dalam hal ini mengunakan Alumunium bekas antena yang kecil sebagai AS bantu putaranya, rak telur ini juga bisa di putar dari luar ya, 🙂

Lalu siapkan desain ganjal sejak awal pembuatan Rangka, sebenarnarnya saya juga sudah menyiapkan, tapi karena lupa alhasil ganjalnya hanya nempel seperti gambar saja.

Untuk video Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis Bisa dilihat dibawha, cuma 2 menit, maklum saya jarang upload-upload soalnya.

Author: Mr. wics

23 thoughts on “Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis

    1. I also just learned,
      Thank you for visiting the post for the Making and Assembling Process of Semi Automatic Chicken Egg Hatching Machines 🙂

  1. Perasaan .., sepertinya aku pernah berkomentar di post kandang ayam ini ya, tapi kok ngga kelihatan 😮

    Keren ini desain kandangnya, mister.
    Para ayam akan merasa hangat dan aman dari gangguan hewan lain.

  2. Alat ini dulu sempat pernah saya lihat, tetapi belum tahu bagaimana cara bikinya,
    Alat penetas dibutuhkan kebanyakan pabrik-pabrik ayam potong,

    namun jika kita bisa bikin sendiri langsung wah….lebih banyak untung ya….

    Kasih tayangan videonya mas…supaya lebih jelas dan ok

    1. siap,,, om, ini abrusan udate video, hahah….
      di lembur 2 malam kerja selesai juga ini Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis

    1. engak ribet kok om, ini karena berantakan aja belum di pipanisasi, asal ada dulu,
      Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis ini sangat sangat mudah sekali,

  3. Oh jadi seperti itu bentuknya tapi sepertinya membuat susah juga dan butuh tukang yang ahli di bidangnya buat potong sana potong sini, ukur sana ukur sini.. 😊

    1. Proses Pembuatan dan Perakitan Mesin Tetas Telur Ayam Semi Otomatis ini sangat mudah sekali om,
      saya juga awam dalam hal perkayuan, tapi Isnya Allah hasilnya lumayanlah,,
      🙂

  4. cerdik banget mas yg satu ini krn sudah pandai memakai teknologi semi otomatis.Saya belum tentu bisa loh…..

    salut juga buat karya mas.semoga sukses.

    Ternak ayam bisa bikin kaya juga loh…tpi klu sdh kaya….ingat ingat dong sama saya….hahahha.

    1. Amiin…Aamiin,,,,
      Lha saya sebenarnya juga kepepet bikin kang, karena kalau beli jadi mahal dan hasilnya kayaknya gk sesuai keinginan saya,

      wuih,, saya udah terlahir kaya Om, kaya Bryan Adams, itu lho yang nyanyi lagu here i am,, meskipun orang juga bilang saya juga kaya Leonardo dicaprio, tapi entah kenapa kalau dilihat dari samping saya juga kaya Brad Pit waktu usia muda.
      bedanya cuma mereka udah tua, dan saya masih 17++. 😀 wkwkw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *